Beranda > Knowledge Management > Knowledge Management Research: Are We Seeing the Whole Picture

Knowledge Management Research: Are We Seeing the Whole Picture

An Article analysis on “Knowledge Management Research: Are We Seeing the Whole Picture” by Todd Peachey, Dianne Hall, and Casey Cegielski

Introduction

Artikel ini mempunyai dua tujuan utama, yang pertama adalah menemukan bagian mana dari knowledge management yang belum banyak menjadi topik riset dengan memperoleh pemahaman mengenai knowledge management secara global dan membahas topik dari riset yang telah dilakukan. Yang kedua, membahas kelebihan dan kekurangan metode penelitian dari riset yang telah dilakukan. Kedua tujuan diambil karena kenyataan bahwa knowledge management telah banyak menjadi topik penelitian namun tidak ada kesepakatan perihal komponen yang menjadi landasan knowledge management. Topik yang dibahas dalam artikel ini adalah komponen knowledge management dan metode penelitiannya. Sedangkan yang menjadi objek penelitian dalam artikel ini adalah kecenderungan penelitian knowledge management, kekurangan, dan konsistensi dalam literatur dan metode penelitian yang digunakan.

Analysis

Penelitian dilakukan dengan memeriksa database ABI/Inform dalam periode lima tahun, dari 1 Januari 2000 sampai dengan 31 Desember 2005. Kemudian hasil yang didapatkan disaring dengan menggunakan kata kunci “knowledge management” dan dikelompokkan menurut komponen knowledge management dan kuadran. Hasil akhir dari proses seleksi ini sejumlah 158 artikel.

Komponen knowledge management yang merupakan gabungan dari teori yang dikemukakan oleh Alavi-Leidner (2001) dan Davenport-Pruzak (1998), yang meliputi knowledge creation, knowledge storage and retrieval, knowledge transfer, knowledge application dan knowledge roles and skills. Knowledge creation didefinisikan sebagai hubungan antara dimensi tacit dan eksplisit secara terus menerus dan pertumbuhan aliran knowledge pada individu, grup, dan organisasi. Sedangkan kuadran yang dimaksud adalah pengelompokan strategi penelitian yang dikemukakan oleh McGrath (1982) yang terdiri atas empat kuadran yang masing-masing memiliki kelebihan dan kelemahan.

Dari penelitian tersebut diperoleh kesimpulan bahwa knowledge transfer merupakan topik yang banyak dilakukan riset, disusul dengan knowledge storage and retrieval. Sedangkan topik riset perihal knowledge creation, knowledge application, dan knowledge role and skills hampir sama jumlahnya. Dan dari penelitian tersebut ditemukan pula bahwa knowledge management tidak hanya ada pada disiplin ilmu sistem informasi namun juga pada disiplin ilmu yang lain, misalnya: disiplin ilmu manajemen dan psikologi.

Menurut artikel ini, knowledge transfer banyak menjadi topik penelitian di bidang sistem informasi karena komponen membahas mengenai medium yang menjadi ranah sistem informasi namun dalam artikel ini disebutkan juga bahwa knowledge transfer tidak hanya membahas mengenai medium dan teknologi sebagaimana yang diungkapkan oleh Alavi, Leidner, Davenport dan Prusak.

Conclusion

Artikel ini memiliki metode penelitian yang cukup unik, yaitu melakukan penelitian terhadap penelitian yang telah dilakukan sebelumnya dan membandingkan topik penelitian yang diteliti dengan komponen knowledge management. Hasil dari penelitian ini adalah gambaran perihal topik penelitian dan komponen knowledge management.

Kesimpulan yang diambil dari artikel ini, antara lain: pertama, komponen knowledge transfer merupakan komponen knowledge management yang paling banyak menjadi topik penelitian dan sebagian besar dari penelitian yang mengambil knowledge transfer sebagai topik penelitian membahas mengenai medium atau teknologi. Meski menurut para ahli knowledge management, knowledge management tidak hanya meliputi medium atau teknologi. Kedua, knowledge management tidak hanya menjadi topik penelitian dalam bidang sistem informasi namun banyak bidang lain yang mengupas knowledge management, antara lain: manajemen, psikologi. Ketiga, melihat kesimpulan pertama, terdapat komponen knowledge management yang kurang menjadi topik penelitian. Keseimbangan jumlah penelitian dalam suatu komponen knowledge management perlu untuk mendapatkan ilmu pengetahuan knowledge management yang mature.

  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: