Beranda > Opini > Bahasa : sebuah solusi dan masalah

Bahasa : sebuah solusi dan masalah

Tujuan bahasa

Tujuan dari adanya bahasa adalah komunikasi. Dan tujuan dari komunikasi adalah menyamakan persepsi. Tujuan dari bahasa akan tercapai bila terjadi persamaan persepsi antara orang yang memberi dan menerima informasi. Tidak masalah bahasa apa yang digunakan, asal terjadi komunikasi maka tujuan dari bahasa tersebut telah tercapai.

Bahasa di Indonesia

Menurut pengalaman, para pelajar di Indonesia umumnya menguasai tiga bahasa: bahasa daerah, bahasa Indonesia, dan bahasa Inggris. Bahasa Indonesia mulai tersebar dengan tujuan mengatasi hambatan komunikasi antar daerah di Indonesia yang masih kental menggunakan bahasa daerah masing-masing. Hal ini juga untuk menghindari semangat kedaerahan yang berlebihan. Tidak ada larangan untuk bangga terhadap budaya daerah. Hal penting yang perlu diingat adalah sifat dasar manusia yang membutuhkan bantuan dari orang lain.

Melestarikan budaya melalui bahasa

Pengorbanan yang diberikan bangsa Indonesia dalam melestarikan bahasa tidak sedikit. Berapa tahun kita habiskan di bangku sekolah untuk mempelajari bahasa daerah ? dan seberapa penting bahasa tersebut dalam pekerjaan ? bayangkan bila waktu yang telah habis itu dapat kita manfaatkan untuk mempelajari hal yang berguna dalam pekerjaan. Dan bayangkan juga berapa tahun yang akan kita butuhkan untuk menyerap semua kata dalam bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia. Sedangkan bangsa lain akan terus melangkah maju meninggalkan kita.

Terdapat kecenderungan untuk mengkonversi semua kosakata dalam bahasa asing ke dalam bahasa Indonesia. Hal ini tentu saja membutuhkan sumber daya yang tidak sedikit. Dan tidak selalu berhasil, kadang kata yang dikonversi akan terdengar aneh di telinga orang yang sehari hari menggunakan bahasa Indonesia. Dan perlu kita ingat, tujuan dari bahasa adalah persamaan persepsi. Bila orang lain justru tidak mengerti terhadap apa yang kita sampaikan maka tujuan bahasa yang kita gunakan tidak tercapai. Beberapa operating system dan software menggunakan bahasa Indonesia, justru kata yang digunakan kadang membuat penggunanya bingung. Misalnya:

  • “new window” menjadi “jendela baru” ? menurut saya “window” dalam bahasa inggris telah mengalami penambahan makna dari kata aslinya. Jadi “window” dalam bahasa inggris memiliki makna “jendela” dalam bahasa indonesia dan ditambah dengan “window”-nya software. Sedangkan dalam bahasa indonesia hal ini belum terjadi. Dan bila kita paksakan, kita akan mengubah atau menambah makna asli padahal yang mau kita lakukan adalah mencari kata yang sepadan.

Mengapa begitu susah untuk menerima kata dalam bahasa asing ? toh kita tidak perlu membayar se sen pun untuk menggunakannya. Dan kalau kita lihat, bahasa Inggris begitu luas digunakan karena mengadopsi banyak kosakata bahasa lain dan Inggris tidak membayar se sen pun untuk setiap kata yang diserap. Dan yang lebih penting, apakah kemajuan suatu bangsa diukur dari jumlah kosakata bahasa negara atau jumlah orang yang menggunakan bahasa negara tersebut ? Bahasa yang paling banyak dipakai adalah bahasa Inggris, namun apakah Inggris lebih maju dari Amerika, Jepang, India, Korea, atau Indonesia ?

Bahasa pemrograman

Bahasa pemrograman umumnya timbul untuk mengatasi permasalahan yang timbul dari bahasa yang ada sebelumnya. Misalnya, BASIC untuk mempermudah mempelajari bahasa pemrograman, Java mengimplementasikan object oriented programming dibanding dengan bahasa sebelumnya yang bersifat prosedural. Python yang open source untuk mempercepat support terhadap berbagai resource, Ruby lebih mirip bahasa manusia pada umumnya dibanding bahasa pemrograman sebelumnya yang lebih ke arah bahasa yang dipahami mesin.

Bila kita ingin melestarikan bahasa daerah, pertanyaan yang paling penting adalah masalah apa yang akan diselesaikan dengan menggunakan bahasa daerah tersebut ? apakah diharapkan ada keuntungan dari orang dengan asal daerah yang sama dengan menutup mata terhadap kebutuhan akan bantuan dari orang dengan asal daerah yang berbeda ? apakah orang yang berasal dari daerah yang sama dengan kita dijamin lebih baik dari orang yang berasal dari daerah lain ?

Terdapat bahasa pemrograman BAIK, http://sourceforge.net/projects/baik/. Bahasa ini dibuat dengan alasan lebih mudah dipelajari karena keyword nya menggunakan bahasa Indonesia. Bayangkan, berapa maksimal keyword dalam sebuah bahasa pemograman (if, else, elseif, while, for, foreach, .. etc) dibandingkan dengan jumlah kata dalam bahasa asing. Bayangkan berapa jam yang habis untuk membuat bahasa pemrograman tersebut.

Kesimpulan

Perlu adanya redefinisi kedudukan bahasa Indonesia. Bahasa hendaknya tidak menghambat kita untuk maju. Dan tidak perlu memaksakan untuk memberi makna baru pada kata dalam bahasa Indonesia hanya karena kita ingin mencari padanan kata dalam bahasa asing.

Kategori:Opini
  1. Maret 6, 2016 pukul 05:17

    Oh my goodness! Amazing article dude! Thanks,
    However I am going through problems with your RSS.
    I don’t understand the reason why I cannot subscribe to it.
    Is there anybody else getting identical RSS issues?
    Anybody who knows the solution will you kindly respond?
    Thanks!!

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: