Beranda > Uncategorized > Trik Menghadapi Virus USB Flash Disk

Trik Menghadapi Virus USB Flash Disk

Saya pernah meminjamkan flash disk dan diberitahu bahwa di flash disk yang saya pinjamkan itu ada virusnya. Awalnya saya pikir itu hal yang menarik, coz saya pake ubuntu. Trus, setelah mengusut benang kusut, ada temuan bahwa antivirus ( jiaahhh, saya udah lama nggak pake software kayak gini ) yang terinstall di komputer temen saya itu gagal dan terlambat mendeteksi serangan virus ke flash disk. So, kronologisnya: flash disk di colokin, virus menyerang flash disk, antivirus mendeteksi virus.

Fitnah yang dilemparkan antivirus murahan itu jelas nggak bisa didiamkan, apalagi hal ini menyangkut kredibilitas. Dulu .. jaman nasi, telor, dan sayur masih Rp 1.300,00 ada yang jual flash disk dengan switch read-write hal ini sangat cocok untuk mengatasi hal yang kayak ginian. Cuman jaman sekarang, flash disk model yang gitu udah punah.

Ada beberapa file dan folder yang umumnya dibuat oleh virus. Dengan membuat kebalikan dari file atau folder tersebut, serangan virus bisa dikurangi sampai dengan pembuat virus tersebut menyempurnakan codingnya.

Pada beberapa virus, logika pemograman yang digunakan kurang sempurna. Contoh pada pembuatan folder RECYCLER. Pertama, program akan mendeteksi apakah ada folder RECYCLER atau tidak. Pada flash disk dengan file RECYCLER seperti pada gambar, bila system ditanya apakah ada folder RECYCLER ? tentu jawabnya tidak. Kedua, program membuat folder RECYCLER. Pembuat virus, hingga saat tulisan ini diketik, pada umumny belum memperhitungkan adanya file RECYCLER pada flash disk yang akan membuat program virus tidak berjalan. Tentu anda tidak mendapatkan pesan error karena pada umumnya program virus tidak memunculkan pesan tersebut.

Kategori:Uncategorized Tag:
  1. Desember 18, 2011 pukul 14:50

    mantap bos…

    • cakyus
      Desember 18, 2011 pukul 22:10

      thank’s🙂

  2. Desember 21, 2011 pukul 06:22

    Recycler sekarang identik dengan ramnit. 1000% ditendang ama eset, wkwkwk

  3. sudiharnowo
    Desember 21, 2011 pukul 12:09

    Jadi, kesimpulannya adalah membuat FILE dengan nama RECYCLER (tanpa extensi) begitu?

    • cakyus
      Mei 21, 2012 pukul 12:54

      yup

  4. Desember 22, 2011 pukul 10:18

    usul Gan, gimana kalo ganti OS ajah …. he he he. atau nge_cloud di google … anti virus total.

  5. www
    Desember 25, 2011 pukul 18:54

    usul Gan, gimana kalo ganti OS ajah …. he he he. atau nge_cloud di google … anti virus total.

    • cakyus
      Mei 21, 2012 pukul 12:56

      kalo saat ini sich untuk coding, design, debungging masih belum 100% nyaman kalo pake cloud. semoga sebentar lagi ada tools untuk kerja online full ..

  6. Irwan Sst
    Mei 19, 2012 pukul 15:47

    Pikir-pikir, kalau pakai os yang selalu online, nggak kuat kantongnya nih. add blogku ya mas http://cio-indo.blogspot.com

    • cakyus
      Mei 21, 2012 pukul 13:00

      kalo selalu online kayaknya tergantung dengan tingkat ketergantungan sih🙂 .. link blog-nya udah ditambahkan, maz ..

  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: